.









04/02/20


Cengkareng Permai Joint dengan KMEW Jepang Akan Saingi Genteng Beton Monier
PT Cengkareng Permai berkolaborasi dengan Kubota Matsushita Exterior Works (KMEW), sebuah perusahaan dari Jepang yang bergerak dibidang eksterior komprehensif, akan menggebrak industry pembuatan genteng beton yang selama ini di dominasi oleh tiga pemain yaitu PT Monier  Indomesia (monier), PT Mitranda Bangun Griya Mandiri dengan merek Cisangkan dan PT. Conroofindo Trias Corporation (Mutiara).

Hamahata Takashi selaku Executive Officer dari KMEW dalam lketerangan akhir Septem bertahun 2019 lalu mengatakanl, produk genteng yang akan dipasarkan itu dinamakan Genteng GLASSA dengan lapisan ceramic coating. Genteng GLASSA ini ungkapnya, akan mengkombinasikan daya tahan dan kekuatan struktur dari genteng beton dengan keunggulan faktor estetika dan daya tahan warna sampai dengan 25 tahun dari genteng keramik premium.
Menurutnya, KMEW sendiri di Jepang adalah satu-satunya pabrikan produk eksterior komprehensif yang menangani genteng, dinding eksterior, dan talang hujan. Maka dengan peresmian pabrik CP GLASSA Manufacturing Plant dibawah naungan PT Cengkareng Permai ini, menjadi yang pertama dan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang memiliki izin resmi dalam pemasangan dan penggunaan teknologi yang telah dipatenkan oleh Jepang,  dengan transfer teknologi serta supervisi langsung dari KMEW. Sehingga diharapkan dapat memberikan penawaran produk genteng dengan kualitas yang terbaik tetapi dengan harga yang ekonomis sesuai dengan komitmen perusahaannya. 
Dominasi Tiga Pemain Genteng Beton
Sebagaimana telah disebutkan ada tiga pemain dominan produsen semen beton, satu di antaranya  yang terdepan adalah PT Monier Indonesia telah dikenal sebagai produsen material atap beton yang terbesar dengan sistem produksi ekstrusi (extrussion process). Beroperasi sejak tahun 1973, MONIER telah berpengalaman lebih dari 34 tahun dan memiliki 3 pabrik di Tangerang, Sidoarjo, dan Medan dengan kapasitas produksi 60 juta genteng per tahun. 
Adapun estimasi volume penjualan genteng Moenir dari ketiga pabrik tersebut pada tahun 2018 lalu diperkirakan mencapai 50,8 juta buah atau 94,1% dari produksi tahun itu sebesar 54 juta buah. Sedangkan utilisasi kapasitas produkinya berarti sudah mencapai 90% lebih. Karena itu Moenir Indonesia menurut hasil wawancara dengan sumber di perusahaan tersebut, kapasitas produksinya sudah ditingkatkan menjadi 80 juta buah per tahun. Hanya saja belum ada publikasi resmi dari perusahaan yang bersangkutan.
Gambaran produsen genteng beton utama lainnya, PT Cisangkan yang didirikan pada tahun 1974, telah berhasil mempelopori secara aktif dan menciptakan inovasi produk baru dalam produksi beton pra-cetak, di antaranya Genteng Cisangkan  yang diproduksi dengan menggunakan proses basah, yaitu wet process menggunakan menggunakan mesin teknologi Jepang. Setiap keping genteng yang dihasilkan melewati proses rendam (2 x 24 jam) lalu curing secara alami (14 – 21 hari). Kemudian melewati proses penggosokan dan quality control satu per satu. Finishing akhir adalah proses coating dengan cat solvent base sesuai pesanan.
Kapasitas produksi dari kedua pabrik genteng Cisangkan yang diproduksi di Pasuruan Jawa Timur dan Purwakarta Jawa Barat itu sudah mencapai 18 juta buah per tahun. Sedangkan  estimasi volume penjualan pada tahun 2018 lalu sebesar 15 juta buah, atau sekitar 93,8% dari total produksinya yang tahun itu sebesar 16 juta buah. 
Genteng Cisangkan dirancang sesuai dengan iklim tropis di Indonesia dan telah lolos pengujian yang mengacu pada standar nasional yaitu SNI 0096 – 2007. Standar Bending Test yaitu Kekuatan Lentur  > 1200 N. Sehingga pada 2017 lalu Cisangkan meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award dengan kategori Genteng Beton berdasarkan hasil survey digital melalui Search Engine Based, Social Media Based dan Website Based. 





Komentar & Pesan

Nama
Email *
Pesan *
Pesan dan komentar Anda tidak di publikasikan. Terimakasih.
_______________________________________          Adv
__________________________________________________ 
WAKTU SAAT INI:
Follow:
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube