.









17/03/20

Review:


JABOTABEK SERAP GENTENG KERAMIK 145,6  JUTA UNIT
DIKUASAI MEREK KIA, KANMURI DAN M-CLASS

Sektor properti dan real estate di dalam negeri telah mendorong perkembangan produk keramik yang dihasilkan di dalam negeri, termasuk untuk genteng keramik yang diproduksi dengan berbagai jenis dan warna. Jabodetabek sebagai wilayah penyangga propinsi DKI Jakarta mengalami perkembangan yang pesat yang ditandai dengan banyaknya proyek-proyek property baik perumahan, maupun bangunan komersil dan gedung perkantoran. Sehingga wilayah Jabodetabek menjadi salah satu target pasar penjualan produk-produk keramik termasuk genteng keramik, yang menurut survey mediadata tahun  2019 lalu volume pasarnya menyerap sekitar 145,6 juta unit genteng keramik.  

Hingga kini, terdapat dua produsen genteng keramik di wilayah Jabodetabek yaitu PT KIA Keramik Mas milik Siam Cement Grup (SCG) asal Thailand dengan lokasi pabrik di Cileungsi, Bogor. Selain itu, SCG juga mengoperasikan pabrik genteng keramik di Gresik, Jawa Timur. Sedangkan satu produsen genteng keramik lainnya yang berada diwilayah Jabodetabek adalah PT Keramindo Megah Pertiwi milik Lyman Grup dengan pabrik berlokasi di Balaraja, Tangerang. Genteng keramik yang dipasarkan kedua produsen itu, masing-masing KIA dan Kanmuri. Produsen genteng keramik lainnya, PT M-Class Industry mengoperasikan pabriknya di Karawang, Jawa Barat dengan memasarkan produknya bermerek M-Class.

Selain ke tiga merek tersebut, pasar genteng keramik di Jabodetabek juga diramaikan oleh merek-merek genteng keramik dari luar wilayah Jabodetabek seperti Genteng Jatiwangi.Sampai saat ini, terdapat tiga produsen genteng keramik yang beroperasi di Jabodetabek yaitu PT KIA Keramik Mas, PT Keramindo Megah Pertiwi dan PT M-Class Industry.

PT KIA Keramik Mas (KKM) semula milik Ongko Grup, namun pada tahun 2011 diakusisi oleh Siam Cement Grup (SCG), Thailand. Kapasitas produksi KKM mencapai 50 juta keping (pieces) genteng keramik per tahun. Sedangkan PT M-Class Industry juga merupakan perusahaan joint venture dengan SCG melalui Wings Grup. Pabriknya di Karawang, Jawa Barat memiliki kapasitas produksi sebesar 40 juta unit per tahun.Sementara itu, pabrik yang dioperasikan PT Keramindo Megah Pertiwi milik Lyman Grup memiliki kapasitas produksi 70 juta unit genteng keramik per tahun. 

Volume Penjualan di Jabotabek
Selama 2017-2018, penjualan genteng keramik di pasar Jabotabek dari ketiga produsen itu mengalami peningkatan. Dari hasil survei, distributor Satya Djaya Raya Trading Coy. yang menangani penjualan genteng keramik merek Kanmuri meningkat dari 4,5 juta unit per bulan pada 2017 menjadi 5 juta unit per bulan pada 2018 atau naik 11,1% dari 2017. Sedangkan tahun 2019 volume penjualannya bekisar 5,6 juta unit per bulannya. Penjualan genteng keramik merek Kanmuri ditujukan pada segmen property seperti perumahan Kota Baru Parahiyangan dan Summarecon.

Sementara itu, dalam periode yang sama, penjualan genteng keramik di Jabotabek merek M-Class naik dari 2 juta piece per bulan pada 2017 menjadi 2,5 juta unit per bulan pada 2018, atau dalam setahun total penjualannya naik dari 24 juta unit pada 2017 menjadi 30 juta unit pada 2018 dan tahun 2019 berkisar 36 juta unit. Segmen propeti yang menggunakan genteng keramik M-Class antara lain perumahan Metland.

Sedangkan penjualan genteng keramik KIA Keramik Mas di pasar Jabotabek juga meningkat dari 3 juta piece per bulan pada 2017 menjadi 3,2 juta unit per bulan pada 2018. Sehingga tahun 2019 volume penjualan per bulannya sekitar 3,5 juta unit. Terdapat segmen properti pengguna genteng keramik merek KIA antara lain perumahan Taman Sari, Grand Taruma, Citra Grand Cibubur, Serang City, Graha Raya Bintaro dan Villa Melati Mas.

Selain ketiga merek genteng keramik itu, terdapat merek genteng keramik asal Jatiwangi yang dipasarkan di Jabotabek. Genteng keramik ini diproduksi UD. Bangun Abadi Jatiwangi di Majalengka. Dibanding ketiga produsen, kapasitas produksi genteng Abadi Jatiwangi realtif kecil yaitu 500.000 unit per tahun. Selama 2017-2018, penjualan genteng keramik Abadi Jatiwangi sebesar 25.000 unit per bulan atau 300.000 unit per tahun dan tahun 2019 sekitar 400 juta unit.

Selama ini, penjualan genteng keramik, terutama ditujukan untuk segmen properti dan real estate. Selain segmen properti, penjualan genteng keramik juga ditujukan untuk segmen pasar retail. Dari tiga produsen genteng keramik yang beroperasi Jabodetabek, PT Keramindo Megah Pertiwi menjadi produsen terbesar dengan penjualan genteng keramik di pasar Janotabek mencapai 67,2 juta unit pada 2019. Diikuti PT KIA Keramik Mas dan PT M-Class Industry, masing-masing dengan penjualan sebesar 42 juta unit dan 36 juta unit pada 2018. Sementara penjualan genteng keramik Jatiwangi relatif kecil.





Dengan demikian, pangsa pasar genteng keramik merek Kanmuri di Jabotabekmencapai 46,2% dari total penjualan yang sebesar 145,6 juta unit, diikuti KIA dan M-Class masing-masing dengan market share sebesar 28,8% dan 24,7%.

Tabel
Estimasi Market Share Genteng Keramik di Jabodetabek, 2019


Ranking


Produsen Genteng Keramik
                    
Volume Penjualan 2019
            (ribu unit)


Market Share
(%)
1
Keramindo Megah Pertiwi, PT
67.200
46,2
2
KIA Keramik Mas, PT
42.000
28,8
3
M-Class Industry, PT
36.000
24,7
4
UD Bangun Abadi Jatiwangi
  400
0,3

ESTIMASI TOTAL VOLUME PENJUALAN GENTENG KERAMIK                     DI JABODETABEK ( 2018 )
145.600
100,0
    Sumber: Mediadata







Follow:



Facebook  Twitter  Instagram  Youtube