02/03/19

Industri Baja Kontruksi



Penawaran Studi
PERKEMBANGAN KINERJA INDUSTRI BAJA KONSTRUKSI
DI INDONESIA, 2018
(Dilengkapi data Importir menurut volume dan nilai dari nomor HS potensial)
September, 2018
Pada era Pemerintahan Presiden Joko Widodo sekarang ini, pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama untuk mendorong konsep pengembangan ekonomi  “poros maritim”-nya. Tentunya dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2015-2019, sejak 2015 lalu pemerintah menggenjot pembangunan jalan raya (jembatan), pembangunan program 1.000 km jalan tol, jalan kereta api, pelabuhan dan bandara, sumber daya air, program kelistrikan 35.000 MW, pengembangan 14 kawasan industri, kawasan wisata, pemukiman 1 juta unit rumah tapak, serta berbagai program infrastruktur lainnya.

Tak heran di awal pemerintahannya, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 alokasi anggaran infrastruktur mencapai Rp 290 triliun atau melonjak 63 persen dibandingkan  tahun 2014 yang merupakan penghujung pemerintahan SBY. Berikutnya tahun 2016, anggaran infrastruktur bertambah menjadi Rp 314 triliun dan APBN 2017 pemerintah mengalokasikan dana infrastrukturnya hingga sebesar Rp 387,3 triliun atau meningkat Rp 73 triliun. Bahkan dalam APBN 2018, alokasi dana infrastruktur mencapai Rp 409 trilun  yang berarti mengalami peningkatan 5,6 dari alokasi anggaran tahun sebelumnya.*
(ft:ist/cbnc indonesia)





INFORMASI LAINNYA







Open Navigation Menu

Bagikan




Komentar & Pesan

Nama
Email *
Pesan *
Pesan dan komentar Anda tidak di publikasikan. Terimakasih.
_______________________________________          Adv
__________________________________________________ 
WAKTU SAAT INI:
Follow:
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube