24/09/20

|Nasional|
Neta Soroti Pencopotan Tiga Pejabat di Polda Kalsel    


JAKARTA,mediadata.co.id- Ketua IPW, Neta S Pane menyoroti pencopotan yang dilakukan Mabes Polri terhadap tiga pejabat di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).


Pasalnya, dengan sikap Polri yang tertutup ini menunjukan bahwa Korps Bhayangkara tak lagi profesional, modern, dan terpercaya (promoter), "Beredar berbagai kabar negatif di balik pencopotan ketiga pejabat Polda Kalsel itu." Kata Neta.


Lanjutnya, "Sehingga menjadi tanda tanya benarkah pencopotan itu berkaitan dengan perang mafia tambang di Kalsel, yang berkaitan dengan pilkada?” hal itu disebut Neta dalam keterangannya, Rabu (23/9).


Ada dua sosok penting yang merupakan mafia tambang dan sedang beradu kekuatan di Kalsel. Keduanya adalah kelompok HA dan kelompok HI.


Lalu apa kaitannya dengan dicopotnya ketiga pejabat Polda Kalsel itu? Di sinilah seharusnya Mabes Polri bersikap transparan dan promoter untuk menuntaskannya, kata Neta


"Apalagi wilayah kerja ketiga pejabat Polda yang dicopot itu tidak jauh jauh dari arena pertarungan para mafia tambang,” kata Neta lagi, seraya menuturkan, Kapolri Jenderal Idham Aziz sudah mengeluarkan telegram dengan nomor ST/2710/IX/KEP/2020. Dalam surat yang mengejutkan tersebut dicopot beberapa pejabat yang bertugas di bawah Polda Kalimantan Selatan.


Disebutkan dalam surat telegram tertanggal 18 September itu mereka yang dicopot, pertama Wadireskrimum Polda Kalimantan Selatan AKBP Kus Subiyantoro yang dimutasikan ke Yanma Mabes Polri dalam rangka pemeriksaan.


IPW berharap Mabes Polri segera menjelaskan ketiganya dicopot dan diperiksa dalam kasus apa, “Begitu pula dengan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Sugianto Marweki dan Kasatreskrim Polres Tanah Bumbu AKP Andi Muhammad Iqbal yang juga dimutasikan ke Yanma Mabes Polri dalam rangka pemeriksaan." ujar Neta.(Ali/m24) 
Bagikan

Komentar & Pesan

Nama
Email *
Pesan *
Pesan dan komentar Anda tidak di publikasikan. Terimakasih.
_______________________________________          Adv
__________________________________________________ 
WAKTU SAAT INI:
Follow:
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube   
mediadata.co.id - News & Report   

Tidak ada komentar: