.









07/09/20

Antam Rugi, Akibat Praktek Kecurangan Kerjasama 
|BUMN|Hukum|

Terendus  dugaan adanya permainan curang pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) ANTAM. Pasalnya, kong kali kong terlihat dalam perikatan kerjasama Backup Refinery pada UBPP LM dengan PT Loco yang diduga keras telah diatur sebelumnya, sehingga diperkirakan merugikan keuangan perusahaan milik negara sebesar Rp.96.766.391.672,28. Dan dilalahnya, terdapat pajak yang terindikasi belum dipenuhi sebesar Rp.12.338.878.767,48.

Pasalnya, perikatan kerjasama tidaklah berlangsung mulus, sehingga menyebabkan Antam mengalami kerugian cukup besar. 

Peristiwa bermula dari mesin sel elektrolisis perak, mesin impor dari produsen luar negeri ini  pada 16 Januari 2017 lalu terbakar. Hal itu membutuhkan waktu tujuh bulan untuk perbaikan.  

Kerusahakan lain juga terjadi pada transformator induction furnace 75 kVA klorinasi yang mengakibatkan kegiatan pemurnian emas terhenti sejak 21 Maret 2017 lalu.

Untuk diketahui, UBPP LM merupakan salah satu unit bisnis Antam untuk mengelola operasional dan mengembangkan usaha jasa pemurnian emas dan jasa manufaktur logam mulia untuk menghasilkan nilai tambah bagi pemegang saham dan stakeholder perusahaan. UBPP LM ini juga memiliki 4 core business yaitu trading, refining, manufacturing dan assaying. 

Dalam operasional refining dan manufacturing, UBPP LM mengadakan perikatan dengan perusahaan tambang emas soal jasa pemurnian dan pengolahan emas atas batangan campuran emas dan perak untuk menjadi batangan emas dengan kadar 99,99% serta bersertifikat Internasional LBMA (London Bullion Market Assosiation).

Nah, akibat mesin rusak inilah telah terjadi penumpukan batangan campuran emas dan perak kadar tinggi dan rendah yang dapat berimbas pada keterlambatan penyerahan emas dan perak hasil pemurnian oleh UBPP LM ke customer. 

Skema Kerjasama
Perlu duketahui, sesuai data yang dilansir, bahwa salah satu kerjasama pemurnian dan pengolahan emas adalah perikatan UBPP LM dengan PT Kasongan Bumi Kencana (KBK) berdasarkan Kontrak Karya Nomor 020/2515/PLM/2016 tanggal 1 Januari 2016.

Skema yang diatur dalam perikatakan adalah, Anoda Logam: emas (Au) dengan kadar 2 – 5%, Perak (Ag) dengan kadar 80 – 97%. UBPP LM akan mengenakan biaya Pemurnian (Refinery Charge) sebesar USD 21/kg. Tingkat Pengembalian (recovery) oleh UBPP Logam Mulia kepada PT KBK adalah, Emas 99,65%, Perak 99,20%. Tingkat pengembalian (recovery) adalah proporsi berat anoda logam (emas atau perak) yang akan dikembalikan setelah proses pemurnian dibandingkan dengan beratnya sebelum proses pemurnian.

Hal itu dilakukan sebagai upaya 'menggeber untuk segera mendapatkan emas dan perak hasil pemurnian, Marketing Manager pada saat itu berinisiatif melakukan penjajakan menggunakan jasa permurnian di tempat lain sebagai dukungan atau backup. 

Kemudian pihak ANTAM mensubkontrakkan jasa pemurnian kepada PT Loco Montrado (Loco) yang dilakukan General Manager UBPP LM dengan menandatangani Perjanjian Nomor 466/2515/PLM/2017 tanggal 31 Mei 2017 tentang Pengolahan Anoda Logam dengan Loco yang diwakili Direktur Utama PT Loco Montrado yang berdomisili di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Indikasi Kecurangan
Informasi yang diperoleh, perikatan kerjasama dengan Loco terdapat sejumlah permasalahan. Inisiasi backup refinery (mensubkontrakkan jasa pemurnian kepada perusahaan lain) oleh marketing manager UBPP LM tidak sesuai ketentuan dan adanya indikasi pengaturan skema kerjasama antara pihak tertentu di Antam dengan pihak Loco.

Perikatan inilah diduga keras berpotensi merugikan keuangan perusahaan terdapat pada  pengiriman anoda logam kadar emas tinggi (AuP) dan kadar emas rendah tidak sesuai kesepakatan dan sebelum kontrak ditandatangani berakibat merugikan keuangan perusahaan sebesar Rp.96.766.391.672,28.

Parahnya, disebutkan juga bahwa  kemampuan Loco sebagai perusahaan pemurnian lokal berisiko tidak mampu mengolah dore. Selain itu, pemungutan dan pemotongan pajak atas jasa pengolahan anoda logam tidak dilakukan sebesar Rp12.338.878.767,48.

Pasalnya inisiasi Backup Refinery, yang mensubkontrakkan Jasa Pemurnian kepada perusahaan lain, oleh Marketing Manager UBPP LM diketahui  tidak sesuai ketentuan dan diduga keras ada persekongkolan. Perikatan ini terjadi atas peran serta AK selaku Marketing Manager dan ND selaku Manufacture Product and Service Trading Senior Officer Marketing (staf dari AK) dan  SB Direktur Utama PT Loco.

Asal Muasal
Pada tahun 2017, AK mulai menjalin hubungan awal kerjasama dengan SB dan memintanya membantu pemurnian AuP (dore emas kadar tinggi) UBPP LM. 

Dalam rangka merealisasikan rencana kerjasama backup refinery; AK, SB dan ND mengadakan pertemuan pada tanggal 30 Maret 2017 di kantor UBPP LM yang membahas skema kerjasama anoda logam emas kadar tinggi (AuP), dore kadar emas rendah dan slag (sisa pemurnian yang masih memiliki kadar emas rendah). 

Inti pembahasan dalam pertemuan itu adalah tawaran untuk memurnikan Anoda logam kadar emas tinggi (AuP) berasal dari AK dan nilai biaya pemurniannya mengacu pada kontrak Antam dengan PT SKU yang juga perusahaan milik LB adik dari SB. Pengembalian anoda logam kadar emas tinggi (AuP) dari Loco kepada UBPP LM adalah AuP 99,80%; Ag 90,00%; dan biaya pemurnian Rp850,00 / gram. 

Nah, selain menawarkan untuk memurnikan Anoda logam kadar emas tinggi (AuP), AK juga menawarkan kepada SB untuk memurnikan Anoda  logam kadar emas rendah yang dimiliki UBPP LM dari kontrak karya dengan PT KBK. (Ali/Arpani/ds)
.mt24/



◽INFO LAINNYA:

Nah Harga Sawit Sumsel Naik Rp. 31.35 per Kg
|Sawit| 
Pada periode I September ini, harga TBS naik Rp 31.35 per kilogram dibanding harga TBS pada periode Agustus 2020 lalu...


◼ IlusGrafis Bulan ini





Bagikan


Komentar & Pesan

Nama
Email *
Pesan *
Pesan dan komentar Anda tidak di publikasikan. Terimakasih.
_______________________________________          Adv
__________________________________________________ 
WAKTU SAAT INI:
Youtube
Follow:
Facebook  Twitter  Instagram     

mediadata.co.id - News & Report